Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan rapat internal tanggal 23 Februari 2026 bertempat diruang rapat Tanjung Pesona Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang dipimpin Plt. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa  Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dihadiri oleh Para Kepala Bagian, Pejabat Fungsional Madya, Kepala Sub Bagian serta Pejabat Fungsional Muda Pengadaan Barang dan Jasa Muda serta Para Fungsional Lainnya. Dalam agenda rapat tersebut membahas evaluasi, progress kegiatan  dan koordinasi serta   pengantar tugas Bapak Amransyah Muslimin, S.T, M.T. sebagai  Plt. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengantikan Bapak Kurniawan, S.T, M.T yang beralih tugas menjadi Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Biro Berbagai menyampaikan dan Arahan awal terkait komitmen kepemimpinan yang akan dijalankan, dengan menekankan pentingnya sinergi, kedisiplinan, serta peningkatan kualitas kinerja organisasi. Beliau juga mengajak seluruh pegawai untuk membangun komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, guna menciptakan lingkungan kerja yang profesional, produktif, dan berorientasi

Dalam Arahnya, Plt. Kepala Biro menyampaikan beberapa poin strategi evaluasi terkait optimalisasi kinerja, peningkatan kualitas administrasi, serta penguatan tata kelola internal. Salah satu fokus pembahasan adalah perlunya penyusunan standar format buku kerja yang seragam untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Standarisasi ini dipandang penting guna menciptakan keseragaman dalam pencatatan kegiatan, pelaporan, serta memudahkan proses pemantauan dan evaluasi secara menyeluruh. Dengan adanya format yang baku, diharapkan setiap OPD memiliki acuan yang sama dalam mendokumentasikan pelaksanaan tugas.

Selanjutnya masing-masing Kepala Bagian, yaitu Kepala Bagian Advokasi, Kepala Bagian LPSE, dan Kepala Bagian PBJ, memaparkan target, program prioritas, serta langkah-langkah strategi yang akan dilaksanakan pada tahun berjalan. Pemaparan tersebut mencerminkan komitmen masing-masing bidang dalam mendukung pencapaian sasaran kinerja biro secara keseluruhan.

Salah satu program yang menjadi perhatian khusus dalam rapat tersebut adalah penyusunan dan penguatan Kode Etik di lingkungan Biro Pengadaan Barang/Jasa. Plt. Kepala Biro menyampaikan bahwa tim penyusun Kode Etik telah dibentuk sebagai langkah nyata dalam memperkuat integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas seluruh pegawai. Keberadaan Kode Etik ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen administratif, melainkan menjadi pedoman sikap dan perilaku di dalamnya

Rapat ini sekaligus menjadi wadah untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi antarbagian, serta menegaskan kembali tanggung jawab bersama dalam mendukung tercapainya target dan sasaran kinerja Biro Pengadaan Barang/jasa.